Tema 2026
Bersama Berkarya, Berdampak untuk Indonesia Berkelanjutan
Tema ini menjadi landasan peserta dalam memperkenalkan pengalaman pengabdian dan mempelajari karya antartim:
- Bersama — kolaborasi mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah, mitra, dan masyarakat dengan peran yang saling melengkapi.
- Berkarya — mewujudkan gagasan menjadi program dan inovasi sesuai kebutuhan serta potensi lokal.
- Berdampak — perubahan nyata bagi masyarakat dalam pengetahuan, keterampilan, kapasitas, dan kemandirian.
- Indonesia Berkelanjutan — manfaat program yang berlanjut, peduli lingkungan, dan dapat dikembangkan masyarakat secara mandiri.
Tema semiloka nasional
Mahasiswa Berkarya, Masyarakat Berdaya untuk Indonesia Jaya
Logo Anugerah Abdidaya Ormawa 2026
Logo memadukan identitas Abdidaya Ormawa dengan karakter UMI sebagai tuan rumah:
| Unsur | Makna |
|---|---|
| Figur hijau dan emas | Mahasiswa/Ormawa dan masyarakat sebagai mitra utama; gerak ke atas melambangkan optimisme dan kemajuan bersama |
| Siluet bangunan dan kubah UMI | Penanda tuan rumah yang menghubungkan pendidikan, nilai keislaman, dan pengabdian |
| Lengkungan dan daun | Kebersamaan, kesinambungan kerja sama, kepedulian lingkungan, dan keberlanjutan manfaat |
| Warna hijau dan emas | Hijau untuk harapan, pertumbuhan, dan identitas Kampus Hijau UMI; emas untuk prestasi dan karya yang bermanfaat |
Maskot: Ayam Jantan
Maskot berupa ayam jantan beratribut budaya Bugis-Makassar, memperkenalkan identitas tuan rumah sekaligus melambangkan keberanian, kepemimpinan, dan tanggung jawab mahasiswa dalam pengabdian:
- Ayam jantan — ketangguhan, kewaspadaan, dan keberanian membawa perubahan positif.
- Songkok recca — kehormatan, martabat, dan kebijaksanaan dalam memimpin.
- Badik — ketegasan, keberanian membela kebenaran, dan tanggung jawab menjalankan amanah.
- Busana hijau dan emas — selaras dengan identitas visual kegiatan: pertumbuhan, harapan, dan prestasi.
- Postur dan ekspresi — sikap tegap, wajah ramah, dan tangan mengepal mencerminkan semangat dan kesiapan berkarya.
Maskot ini berdiri sebagai tuan rumah yang menyambut delegasi dari seluruh Indonesia, dan karena itu ia muncul di halaman muka, pada keadaan kosong, di halaman yang tidak ditemukan, serta pada kartu delegasi.
Warna dan motif
Hijau mendominasi sebagai warna merek, ditemani emas sebagai aksen penghargaan dan jingga yang dibawa maskot. Sebagai tekstur latar dipakai motif geometris Islami dari poster resmi dengan tekanan rendah, sementara motif lipa sabbe — tenun sutra Bugis — menjadi garis pembatas halus antarbagian halaman.
Berkas identitas
Logo resolusi tinggi, berkas maskot, dan ketentuan pemakaian warna dikumpulkan di Media Center untuk keperluan rekan media dan perguruan tinggi peserta.