
Pendanaan maksimal Rp30 juta per program dan topik yang diringkas menjadi delapan menjadi pokok perubahan PPK Ormawa 2026.
Rangkaian Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026 dimulai dengan sosialisasi nasional yang digelar Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktisaintek secara daring pada Kamis, 5 Februari 2026. Sosialisasi disiarkan melalui Zoom dan YouTube untuk pimpinan bidang kemahasiswaan, dosen pendamping, serta operator perguruan tinggi.
Direktur Belmawa, Beny Bandanadjaja, menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat desa. Materi mengenai filosofi penguatan kapasitas organisasi dan strategi memilih desa sasaran disampaikan oleh Uyu Wahyudin dan Mentarti.
Perubahan pada 2026
- Pendanaan maksimal disesuaikan menjadi Rp30 juta per program.
- Topik pemberdayaan diringkas menjadi delapan topik utama.
- Tim penilai memaparkan pedoman penilaian substansi dan efisiensi anggaran.
Di wilayah Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah, sesi pertama diikuti 84 perguruan tinggi swasta di bawah LLDikti Wilayah XVI. LLDikti mendorong perguruan tinggi segera berkoordinasi secara internal dan menyiapkan proposal, dengan sasaran tampil di Anugerah Abdidaya 2026.
Disarikan dari: Direktorat Belmawa Gelar Sosialisasi PPK Ormawa 2026, LLDikti Wilayah XVI Ikuti Sesi I (LLDikti Wilayah XVI).